All for Joomla All for Webmasters

Bekasi (2/05/2017)– Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) siap melaksanakan Ujian Nasional 2017, yang akan mulai berlangsung 2 Mei nanti. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan menyampaikan yang penting dibicarakan tentang Ujian Nasional (UN) kali ini adalah soal kejujuran, bukan lagi soal kelulusan. Sejak 2015 UN tidak lagi menjadi penentu kelulusan. Kelulusan ditentukan oleh sekolah, melalui ujian sekolah, bukan UN.

“Yang dibicarakan tentang UN saat ini adalah kejujuran, bukan kelulusan. Prestasi penting, jujur yang utama. Ujian itu tidak boleh menghalalkan segala cara. Tidak ada lagi “subsidi jawaban‟. kata Mendikbud Anies Baswedan, saat konferensi pers UN 2016, di Kantor Kemendikbud Jakarta.

Sama seperti sekolah lain SMPIT Al Ishmah pun mempersiapakan diri dalam pelaksanaan Ujian Nasional tersebut. Sebelum pelaksanaan Ujian Nasional tersebut, SMPIT Al Ishmah mengadakan acara “Doa Bersama Menjelang UN”. Acara tersebut diisi dengan memanjatkan do’a, meminta restu dari orang tua masing-masing siswa. Seluruh peserta hayut dalam kekhususan acara, terlebih saat siswa/siswi kelas IX diminta untuk memeluk kepada orang tuanya.

Dalam acara tersebut diisi oleh pembicara yang sudah malang melintang didunia pendidikan. Bersama tim Trainer dari Yayasan Yasmin Ciputat, mendedikasikan diri untuk memberikan training  bagi  guru atau sekolah yang berkeinginan maju, training parenting bagi  orang tua siswa serta training motivasi bagi remaja. Kadang memberikan training gratis bagi kalangan tidak mampu hingga mendapat julukan ‘Trainer berhonor 2 M’,  artinya setelah training, akan mendapat penghargaan dari panitia berupa ucapan : Makasih Mas

  • Praktisi Multiple Intelligences, Creative Learning & Parenting
  • Training Manager di Lembaga Training dan Konsultan Pendidikan

Berbasis Multiple Intelligences : ‘Lazuardi Next’ Jakarta

  • Trainer Multiple Intelligences di Lembaga Training ‘Next Worldview’ Surabaya
  • General Manager Pendidikan di Yayasan Yasmin Jakarta

(lembaga nirlaba yang mengelola) :

  • Sekolah gratis berkualitas bagi siswa tidak mampu
  • Pusat terapi autis gratis bagi siswa tidak mampu
  • Sanggar belajar gratis bagi siswa tidak mampu
  • Training gratis bagi guru dari sekolah tidak mampu
  • Unit usaha sosial ‘Toko BarBeKu’ (Toko Barang Bekas Berkualitas)
  • Program ‘Hibah Barang Bekas’ untuk pendidikan gratis berkualitas

Author: admin

Leave a Reply